Jumat, 14 Oktober 2016

SILABUS MENULIS 2

SILABUS

1. Identitas Mata kuliah

Nama Mata Kuliah : Menulis 2
Bobot SKS : 2 SKS
Semester/ Jenjang : III/S1
Kelompok Mata Kuliah : MKK Prodi
Jurusan/Program Studi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dosen /Kode Dosen : Dede Yunengsih, S. Pd

2. Tujuan

Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai tentang fungsi bahasa dan penggunaannya dalam tulisan, memahami berbagai prinsip dasar menulis yang meliputi karya tulis fiksi dan nonfiksi, dan memiliki keterampilan yang memadai dalam menulis.

3. Deskripsi Mata Kuliah

Dalam perkuliahan ini dibahas hakikat menulis, karakteristik tulisan, jenis-jenis tulisan, langkah-langkah menulis, penulisan paragraf, penalaran dalam tulisan, menulis karya ilmiah, komunikasi tulis (surat-menyurat), iklan, tata istilah, dan menulis dengan emosi. Mata kuliah ini merupakan prasyarat untuk mata kuliah Pembelajaran Menulis. Apabila mahasiswa mengambil pilihan mata kuliah ini,maka sifatnya merupakan prerekuisit (prasyarat) dalam mengambil mata kuliah Pembelajaran Menulis. Mata kuliah ini di samping memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman dasar-dasar menulis, para mahasiswa juga diberi bekal praktik yang memadai dalam menulis. Dengan demikian, mata kuliah ini juga termasuk ke dalam kategori mata kuliah yang berpraktikum. Adapun bobot kreditnya adalah 2 SKS.

URAIAN POKOK BAHASAN SETIAP PERTEMUAN:

4. Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan : Proses dan produk berupa tulisan
Metode : tanya jawab, diskusi, penugasan, perlatihan
Tugas : Laporan buku/bab, menulis jenis-jenis karangan, penyajian
Media : Contoh-contoh tulisan, OHP, LCD/Power Point.

5. Evaluasi

Kehadiran
Laporan buku/bab
Karya tulis
Penyajian dan diskusi
UTS
UAS

6. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan


Pertemuan I
Membahas: Hakikat Menulis
1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menjelaskan hakikat dan pengertian menulis

2. Ruang lingkup mata kuliah:
a. Hakikat menulis
b. Pengertian menulis
c. Seluk-beluk menulis

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan

Dosen bersama mahasiswa membaca sumber referensi berkaitan dengan topik yang dibahas, diskusi antara mahasiswa dan dosen, mahasiswa dan mahasiswa, membahas hasil membaca referensi/buku/majalah/jurnal/internet
4. Kebijakan penilaian hasil belajar
a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil membaca referensi oleh mahasiswa
c. Kreativitas dan inovasi mahasiswa

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Horoni, Arthur J. (1998). Pedoman Dasar Penulisan, Yayasan Komunikasi Masyarakat.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar


Pertemuan II
Membahas: Karakteristik Tulisan

1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menjelaskan karakteristik tulisan, membedakan antara karakteristik bahasa tulis dan bahasa lisan

2. Ruang lingkup mata kuliah:
a. Sifat dasar dan ciri khas tulisan
b. Manfaat menulis

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan

Dosen bersama mahasiswa membaca sumber referensi berkaitan dengan topik yang dibahas, diskusi antara mahasiswa dan dosen, mahasiswa dan mahasiswa, membahas hasil membaca referensi/buku/majalah/jurnal/internet

4. Kebijakan penilaian hasil belajar
a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil membaca referensi oleh mahasiswa
c. Kreativitas dan inovasi mahasiswa

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Suryaman, Ukun (1995). Teknik Penulisan Ilmiah Populer.
Kurniawan, K. (2004). Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan III

Membahas: Jenis-jenis karangan

1.      Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menjelaskan jenis karangan (deskripis, eksposisi, karangan ilmiah populer

2.      Ruang lingkup mata kuliah:

a. Jenis karangan deskripsi
b. Jenis karangan eksposisi
c. Karangan ilmiah populer
3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan

Dosen bersama mahasiswa membaca sumber referensi berkaitan dengan topik yang dibahas, diskusi antara mahasiswa dan dosen, mahasiswa dan mahasiswa, membahas hasil membaca referensi/buku/majalah/jurnal/internet

4. Kebijakan penilaian hasil belajar
a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil membaca referensi oleh mahasiswa
c. Tulisan mahasiswa berupa karangan deskripsi, eksposisi, dan ilmiah populer

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat jenis-jenis tulisan (deskripsi, eksposisi, ilmiah populer)

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Marahimin, Ismail (1994). Menulis Secara Populer. Jakarta: Pustaka Jaya.
Suryaman, Ukun (1995). Teknik Penulisan Ilmiah Populer.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan IV
Membahas: Langkah-langkah Menulis

1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan menyusun karangan

2. Ruang lingkup mata kuliah:

Langkah-langkah menyusun karanga (prapenulisan, penulisan, perbaikan, dan publikasi)

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan

Dosen bersama mahasiswa membahas langkah-langkah penulisan mulai persiapan/prapenulisan, proses penulisan, perbaikan, sampai dengan publikasi tulisan. Disediakan juga contoh-contoh tulisan untuk dibahas ihwal model/pola tulisan (mana yang termasuk ke dalam bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir tulisan, termasuk masalah tata tulis.
4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil membaca referensi oleh mahasiswa
c. Hasil telaah contoh tulisan termasuk pemakaian bahasa tulis

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat langkah-langkah praktis menulis, menelaah contoh tulisan

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Parera, Daniel (1993). Menulis Tertib dan Sistematik.
Calkins, Lucy Mccormick (1989). The Art of Teaching Writing.
7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan V
Membahas: Penulisan paragraf
1. Tujuan mata kuliah:

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Paragraf dan pengembangannya

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa membahas langkah-langkah penulisan mulai persiapan/prapenulisan, proses penulisan, perbaikan, sampai dengan publikasi tulisan. Disediakan juga contoh-contoh paragraf untuk dibahas ihwal model/pola paragraf (mana ide utama dan ide pengembang/contoh/ilustrasi/analogi.

4. Kebijakan penilaian hasil belajar
a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil menganalisis paragraf
c. Hasil tulisan berupa paragraf

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat paragraf yang kohesif dan koheren

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Achadiah, Sabarti, dkk. (1992). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia.
Soeparno, dkk. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan VI

Membahas: Penalaran dalam Tulisan

1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menyebutkan berbagai jenis penalaran dalam tulisan, membedakan antara logika berpikir yang benar dan salah, dan menggunakan berbagai jenis penalaran dalam penyusunan paragraf

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Penalaran dan logika

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa membahas penalaran dalam kegiatan menulis. Menulis erat kaitannya dengan kemampuan berpikir. Oleh karena itu, menulis pada dasarnya adalah kemampuan mengungkapkan ide/gagasan/obsesi secara benar, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil menganalisis paragraf
c. Hasil tulisan berupa paragraf

5.Tugas yang harus diselesaikan
Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat contoh tulisan yang logis dan bernalar

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Achadiah, Sabarti, dkk. (1992). Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia.
Soeparno, dkk. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan VII

Membahas: Kerancuan dan kesalahan pemakaian bahasa dalam tulisan
1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat membedakan antara kerancuan dan kesalahan pemakaian bahasa dalam tulisan, membedakan antara pemakaian bahasa yang rancu dan tidak rancu, menentukan pemakaian bahasa yang salah dan benar, dan menyusun kalimat/paragraf yang baik dan benar

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Kerancuan dan kesalahan pemakaian bahasa dalam tulisan

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa membahas kerancuan dan kesalahan pemakaian bahasa dalam tulisan, disajikan contoh tulisan yang banyak mengandung kesalahan dan kerancuan, dan mahasiswa menelaah tulisan yang mengandung kesalahan/kerancuan.

4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil menganalisis tulisan yang rancu/salah
c. Hasil tulisan mahasiswa yang bebas dari kesalahan/kerancuan

5. Tugas yang harus diselesaikan
Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat contoh tulisan yang tidak mengandung kerancuan/kesalahan

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Soeparno, dkk. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi.
Badudu, J.S. (1996). Inilah Bahasa Indonesia yang Benar.
Alwi, Hasan. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan VIII: Ujian Tengah Semester (UTS)

Pertemuan IX

Membahas: Menulis Karya Ilmiah

1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian karya ilmiah, menyebutkan ciri-ciri karya ilmiah, membedakan antara tulisan ilmiah dan bukan ilmiah, menyebutkan jenis karya ilmiah dan ilmiah populer, dan membedakan antara karya ilmiah dan karya ilmiah populer.

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Pengertian dan ciri karya ilmiah, jenis karya ilmiah dan ilmiah populer

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa membahas proses menulis karya ilmiah, perbedaan karya ilmiah dan ilmiah populer.

4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a. Laporan hasil membaca referensi
b. Pemaparan hasil menganalisis tulisan ilmiah dan ilmiah populer
c. Hasil tulisan ilmiah dan ilmiah populer mahasiswa

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat contoh tulisan ilmiah/ilmiah populer

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Soeparno, dkk. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi.
Achadiah, Sabarti (1992). Pembinaan Kemampuan Menulis

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar


Pertemuan X
Membahas: Teknik Penulisan Karya Ilmiah
1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian karya ilmiah, menyebutkan ciri-ciri karya ilmiah, membedakan antara tulisan ilmiah dan bukan ilmiah, menyebutkan jenis karya ilmiah dan ilmiah populer, dan membedakan antara karya ilmiah dan karya ilmiah populer.

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Pengertian dan ciri karya ilmiah, jenis karya ilmiah dan ilmiah populer

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa membahas proses menulis karya ilmiah, perbedaan karya ilmiah dan ilmiah populer.

4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a.Laporan hasil membaca referensi
b.Pemaparan hasil menganalisis tulisan ilmiah dan ilmiah populer
c.Hasil tulisan ilmiah dan ilmiah populer mahasiswa

5. Tugas yang harus diselesaikan

Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat contoh tulisan ilmiah/ilmiah populer

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Soeparno, dkk. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi.
Achadiah, Sabarti (1992). Pembinaan Kemampuan Menulis

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan XI
Membahas: Tata Tulis dan Aspek Mekanik
1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menerapkan aturan ejaan, pembentukan kata/istilah, catatan kaki/catatan perut, dan daftar pustaka dalam karya tulis (ilmiah dan karya populer).

2. Ruang lingkup mata kuliah:
Aturan penggunaan ejaan dan tanda baca, aspek mekanik, dan pembentukan kata/istilah dalam tulisan

3. Kebijakan pelaksanaan perkuliahan
Dosen bersama mahasiswa mengkaji aspek ejaan dan tanda baca, aspek mekanik, dan penulisan kata/istilah dalam tulisan dengan benar

4. Kebijakan penilaian hasil belajar

a.Laporan hasil praktik menggunakan aspek mekanik dan penulisan kata/istilah
b.Pemaparan proses penulisan aspek mekanik dan kata/istilah dalam tulisan
c.Hasil tulisan ilmiah dan ilmiah populer mahasiswa

5. Tugas yang harus diselesaikan
Melaporkan buku/bacaan/jurnal/internet berkaitan dengan topik yang relevan, membuat contoh tulisan ilmiah/ilmiah populer dengan memakai aspek mekanik yang benar

6. Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya

Depdikbud (1975) Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan.
Depdikbud (1975) Pedoman Umum Pembentukan Istilah.

7. Hal-hal lain yang esensial dalam pelaksanaan perkuliahan

Disiplin, kesungguhan, dan kegairahan mahasiswa belajar

Pertemuan XII

Membahas: Komunikasi Tulis (Surat-menyurat)
1. Tujuan mata kuliah:

Mahasiswa dapat menyebutkan berbagai jenis surat, membedakan isi dan bentuk di antara berbagai jenis surat, menyebutkan bagian-bagian penting surat, menjelaskan fungsi setiap bagian surat, dan benar.

SILABUS APRESIASI PROSA FIKSI

 Deskripsi Perkuliahan

Mata kuliah Kajian  Prosa Fiksi merupakan mata kuliah yang mengenalkan mahasiswa secara langsung mengenai teks kesusastraan (karya). Dengan demikian, mahasiswa akan terlibat secara individual maupun kelompok untuk mengkaji berdasarkan proses keterbacaannya. Mahasiswa akan diajarkan cara-cara menganalisis prosa fiksi mulai dari strukturalisme, semiotika, psikologi sastra, dan sosiologi sastra. Beberapa novel dan cerpen akan dijadikan sebagai objeknya.

Mata Kuliah Prasyarat

Di dalam mata kuliah ini, mahasiswa harus lulus menempuh mata kuliah Teori Sastra, Sejarah Sastra dan Apresiasi Prosa Fiksi sebagai prasyarat. Sementara itu mata kuliah Kajian Prosa Fiksi merupakan prasyarat untuk berlanjut ke matakuliah Kritik Sastra.

Kompetensi Dasar
  1. Menjelaskan pengertian kajian prosa fiksi
  2. Membuat klasifikasi berdasarkan genre prosa fiksi dan menjelaskan strukturalisme
  3. Mengenal dan memahami konsep cerita pendek dan menjelaskan semiotik
  4. Mengidentifikasi novel mutakhir dan menjelaskan prinsip-prinsip psikologi sastra
  5. Membedakan karya ”sastra populer” dan ”sastra serius” berdasarkan ideologi estetika, resepsi pembaca dan pemahaman pasar/ sosiologi sastra.
  6. Melakukan pembandingan terhadap karya-karya realis dan surealis
  7. Memahami konsep sastra religius dan gerakan sastra Islami
  8. Mengidentifikasi karya-karya sastrawan perempuan pasca Era Reformasi dan kaitannya dengan feminisme
  9. Menjelaskan keterkaitan antara karya prosa fiksi dengan film sebagai sebuah karya adaptasi.
  10. Menjelaskan field research untuk menemukan cerita rakyat/ folklor di masyarakat

 Jadwal Perkuliahan

Pertemuan
Pembahasan
Ke-1
-          Kontrak perkuliahan
-          Penjelasan terkait silabus
-          Menjelaskan pengertian dan ruang lingkup kajian prosa fiksi
Ke-2
-          Berbagai pendekatan karya sastra
Ke-3
Sejarah Cerpen dan Novel Indonesia
Ke-4
-          Analisis Alur dan Pengaluran
Ke-5
Analisis Tokoh, Latar, dan Penceritaan
Ke-6
-          Mengenal dan memahami konsep cerita pendek dan menjelaskan semiotik
Ke-7
-          Mengidentifikasi novel mutakhir dan menjelaskan prinsip-prinsip psikologi sastra
Ke-8
Mengumpulkan tugas kajian individu
-          UTS

Ke-9
Membedakan karya ”sastra populer” dan ”sastra serius” berdasarkan resepsi sastra dan pemahaman pasar/sosiologi sastra.
Ke-10
-          Membaca cerpen surealis dan realis
-          Melakukan pembandingan terhadap karya-karya realis dan surealis
Ke-11
-          Memahami konsep sastra religius dan gerakan sastra Islami
Ke-12
-          Mengidentifikasi karya-karya sastrawan perempuan pasca Era Reformasi dan kaitannya dengan feminisme
Ke-13
-          Mengapresiasi film yang diadaptasi dari novel
Ke-14
-          Menjelaskan keterkaitan antara karya prosa fiksi dengan film sebagai sebuah karya adaptasi
Ke-15
-          UAS


 Metode/ Teknik/ Pengalaman Belajar
1. Pendekatan       : Komunikatif-integratif
2. Metode/ teknik  : - ceramah dan tanya jawab
                                - presentasi dan diskusi
                                - survey data ke perpustakaan
                                - Tugas field research folklor (kelompok)

Media Pembelajaran
1.                                                                              Papan tulis
2.                                                                              LCD/ Infokus
3.                                                                              Buku prosa fiksi
Tugas-Tugas
1.      Mengkaji buku-buku prosa fiksi
2.      membuat tulisan dalam bentuk esai/ resensi terhadap karya-karya yang telah diapresiasi
3.      Tugas field research folklor (kelompok)

Penilaian
1. Sistem Penilaian
-          Untuk mengukur pemahaman terhadap kajian prosa fiksi, mahasiswa diberikan tes tertulis dan membuat hasil kajian dalam bentuk tertulis (individu) dan presentasi (kelompok).
-          Untuk mengukur pengetahuan, wawasan, dan pemahaman mengenai materi kajian prosa fiksi, mahasiswa diberikan tes tertulis dalam kurun waktu yang telah ditentukan

2. Pemerolehan Nilai
- Bobot UTS = 1, UAS = 2, Tugas = 1
- Nilai akhir = Sigma dari perkalian bobot dan perolehan nilai di atas dibagi dengan jumlah keseluruhan bobot

Sumber Bacaan/ Rujukan

Budiman, Manneke. 2004. Sastra Bandingan (Jurnal) Jakarta: Kalam.
Jassin, H.B. 1985. Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esai 1. Jakarta: Gramedia,
Kayam, Umar. 2005. Seribu Kunang-kunang di Manhattan. Jakarta: Pustaka Utama Grafitti.
Mahayana, Maman S. 2005. 9 Jawaban Sastra Indonesia. Jakarta: Bening Publishing.
Rahmanto, B. 2004. Umar Kayam: karya dan Dunianya. Jakarta: Grasindo.
Teeuw, A. 2003. sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: Pustaka Jaya.
Yoesoef, M. 2007. Sastra dan Kekuasaan. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Segers. Rien T. 2000. Evaluasi Teks Sastra. Yogyakarta: Adi Cita (diterjemahkan oleh Suminto A. Sayuti)
Selden, Rahman. 1996. Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. (diterjemahkan oleh Rahmat Djoko Pradopo)
Budianta, Melani dkk. 2002. Membaca Sastra. Magelang: Indonesia Tera.
Bordwell, David dan Thompson, Kristin. 1993. Film Art: an Introduction. USA: Motion Picture
Chatman, Seymour. 1990. Coming to Terms: The Rhetoric of Narratives in Fiction and Film. New York: Cornell University
Djokosujatno, Apsanti. 2005. Cerita Fantastik dalam Prespektif Genetik dan Struktural. Jakarta: Djambatan.
Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faruk. 2002. Novel-Novel Indonesia, Tradisi Balai Pustaka 1920-1942. Yogyakarta: Gama Media
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pradopo, Rahmat Djoko. 1995 Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sani, Asrul. 1997. Surat-surat Kepercayaan. Bandung: Angkasa.
Sutanto, Irzanti dan Ari AP. 2003. Prancis dan Kita, Strukturalisme, Sejarah, Politik, Film dan Bahasa. Jakarta: Wedyatama Widya Sastra.
Ratna, Nyoman Kuta. 2010. Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Venayaksa, Firman. 2011. Tingbating. Serang: Gong Publishing.
Wellek, Rene dan Austin Warren. 1995 Teori Kesusastraan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Zaimar, Okke K.S. 1991. Menelusuri Makna Ziarah Karya Iwan Simatupang. Jakarta: Intermassa